Kopi Luwak Liar

Kopi Luwak Liar lebih baik dari Kopi Luwak Tangkar

Perdebatan mengenai kopi Luwak liar dan hasil Luwak penangkaran sampai saat ini terus menjadi topik hangat baik di antara penikmat kopi maupun di antara para penjual kopi Luwak. Hal ini sebenarnya tidak perlu di perdebatkan karena masalah rasa adalah masalah lidah masing-masing dan banyak sekali faktor yang mempengaruhi kelezatan secangkir kopi dan tahukah anda itu semua di mulai dari saat penanaman kopi.

Jadi boleh di bilang perdebatan mengenai kedua jenis kopi Luwak ini adalah debat kusir yang tidak ada ujungnya. Supaya lebih jelas mari kita lihat beberapa faktor penting yang di percaya mempengaruhi kelezatan secangkir kopi Luwak panas.

kopi luwak liar

 

Kualitas biji kopi Luwak

Tentang biji kopi mana yang lebih berkualitas di antara kedua jenis kopi Luwak di atas jawabannya adalah tergantung bagaimana proses control kualitas dari produsen itu sendiri. Biji kopi dari Luwak liar dianggap lebih berkualitas karena Luwak memilih sendiri biji kopi yang terbaik langsung dari pohon. Lalu bagaimana kalau biji kopi yang keluar dari kotoran Luwak itu sudah berada di tanah selama berhari-hari dan sudah tercampur tanah, terkena hujan ataupun tercampur kotoran lainnya? Kualitas kopi luwak terbaik berasal dari feces luwak tidak lebih dari 24 jam sejak feces tersebut dikeluarkan dari perut luwak.

Produsen kopi Luwak penangkaran juga pasti ingin memproduksi kopi dengan kualitas yang baik. Para petani luwak tangkar mengumpulkan biji kopi yang sudah di sortir yang pada akhirnya di pilih lagi oleh sang Luwak ketika akan makan. Di penangkaran tentunya kesegaran biji kopi yang keluar bersama kotoran Luwak lebih terjaga dan dari sisi control kualitas lebih baik dari kopi dari Luwak liar. Jadi pada intinya semua kembali kepada control dari produsen terhadap produksi kopi Luwak mereka. Namun perlu diperhatikan juga, saat ini 95% petani luwak tangkar memaksa luwak mengkonsumsi kopi dengan porsi berlebihan setiap harinya. Sehingga banyak membuat luwak menjadi stress, sehingga kualitas fermentasi nya pun menjadi menurun. Dan secara fakta, luwak tangkar tidak hanya memakan biji yang matang sempurna, jika mereka lapar, maka biji mentah pun ikut dimakan oleh luwak, sehingga dari sisi kontrol kualitas biji kopi, kopi luwak tangkar sangat sulit di deteksi, hal ini menjadi salah satu faktor utama mengapa kopi luwak liar lebih baik dari tangkar. Pada prinsipnya, segala hal yang alami lebih baik dari buatan manusia. Begitu juga dengan kopi luwak liar.

Bagi luwak, buah kopi hanyalah sebagai pencuci mulut. Makanan utama nya adalah buah nangka, pepaya, ayam, dll. Jika pada manusia diibaratkan seperti jeruk, hanya sebagai pencuci mulut, bayangkan jika anda mengganti nasi dengan jeruk, jeruk anda jadikan makanan utama setiap harinya.

Tipe roasting

Roasting atau pemanggangan kopi sangat berpengaruh terhadap rasa kopi yang akan di buat nantinya. Dari sisi pemanggangan saja ada setidaknya 5 tipe roasting yaitu light, light to medium, medium, medium to dark dan dark roasting. Hasil dari masing-masing tipe roasting ini berbeda-beda dan mempengaruhi rasa dari kopi yang akan di minum nantinya.

Jenis biji kopi

Ada dua jenis biji kopi Luwak Indonesia yang terkenal saat ini yaitu kopi Luwak Robusta dan kopi Luwak Arabika. Kopi Luwak robusta lebih pahit di banding kopi Luwak Arabika yang terasa sedikit manis walaupun tanpa gula. Terkadang orang yang memperdebatkan kopi hasil Luwak liar dan penangkaran bahkan tidak tahu mereka meminum kopi jenis apa dan langsung menyamakan rasanya sebagai rasa kopi Luwak.

Intinya semua kembali ke selera masing-masing dan tentunya keahlian si pembuat kopi. Buat orang yang menyukai rasa pahit kopi tentu akan bilang bahwa kopi Luwak bukan kopi sejati karena rasa pahitnya yang kurang terasa akan tetapi hal sebaliknya pun bisa terjadi. Oleh karena itu jika anda bingung kopi Luwak apa yang paling lezat cara paling mudah adalah dengan membandingkan rasa setiap produk kopi Luwak yang ada dengan mencicipinya sendiri. Temukan produk yang anda sukai dan kemudian jadikan produk itu sebagai kopi Luwak terlezat untuk anda pribadi.

Kesimpulan akhir menurut penulis dan beberapa teman yang telah membandingkan kopi luwak liar dan tangkar, mereka semua sepakat bahwa kopi luwak liar memiliki kualitas lebih baik dari pada luwak tangkar.

JPW Coffee hanya menjual kopi luwak liar terbaik dari jenis arabika. Kami memproduksi kopi luwak liar dari Aceh Gayo. Seluruh green bean diproduksi dan diolah dengan cara yang benar dan ketat, sehingga anda hanya akan melihat green bean kopi luwak liar dengan bentuk sempurna saja pada seluruh produk JPW Coffee.

Penasaran dengan kopi luwak liar JPW Coffee? Segera order sekarang juga!