Citarasa Kopi dan Karakterisiknya

Definisi Citarasa Kopi

Citarasa kopi sangat bervariasi, menarik untuk dipelajari. Kita mengenal banyak sekali jenis-jenis kopi di dunia. Setiap negara penghasil kopi memiliki banyak varian dengan karakteristik rasa yang berbeda-beda. Kita juga sering melihat para pakar kopi melakukan cupping test, dan kemudian mendefinisikan karakter dari masing-masing kopi tersebut. Apa saja sih yang sebenarnya menjadi standarisasi karakteristik citarasa kopi? Yuk kita bahas pada artikel ini!

citarasa kopi

1. Aroma

Langkah pertama untuk menentukan karakteristik  dan citarasa kopi adalah melalui aroma nya. Kita sering mendengar ataupun membaca beberapa karakteristik aroma kopi secara umum seperti earthy, spicy, floral, atau nutty. Aroma yang keluar dari secangkir kopi yang telah diseduh sekaligus mewakili dari rasa umum pada kopi tersebut. Belajar menentukan aroma kopi yang tepat merupakan langkah penting untuk lanjut ke tahap berikutnya yaitu mengenai Flavour atau Rasa.

2. Acidity

Tahap kedua adalah identifikasi mengenai Acidity atau kadar keasaman. Jika kita bericara mengenai acidity, kita tidak berbicara mengenai unsur kimia pada secangkir kopi seperti PH dan yang lain nya, kita berbicara mengenai rasa asam yang terasa di lidah kita. Rasa asam mampu dirasakan oleh lidah bagian atas. Kita bisa mendefinisikan asam secangkir kopi seperti asam pada buah citrus. Umum nya ada 3 level acidity yaitu, Low, Medium, dan High Acidity. High acidity biasa disebut dengan istilah Bright, dan Low acidity biasa disebut dengan tangy atau crisp. Kopi yang memiliki low acidity akan terasa smooth dan clean di lidah, dan biasa nya memiliki aftertaste yang lebih lama.

3. Body

Ini sama artinya dengan “berat” dari kopi tersebut. Pengertian body disini adalah apakah kopi tersebut terasa berat/full pada mulut kita ketika kita menyeruput kopi tersebut. Kadang kita sering meminum kopi dengan rasa yang kuat, dan mulut terasa penuh, nah itu kita menyebutnya Full Body. Banyak juga kopi yang ketika kita seruput terasa ringan dan halus dimulus, disini kita bisa mendefinisikan karakter nya adalah light body. Perbandingan nya adalah seperti kita meminum susu low fat dengan susu biasa. Akan terasa berbeda dimulut, yang satu terasa ringan dan halus, dan yang satu lagi terasa menempel di mulut.

4. Flavour

Tahapan terakhir dari uji citarasa kopi adalah Flavour atau karakter rasa dari kopi tersebut. Kita sering mendengar istilah rasa fruity, cocoa, citrus, dll pada kopi. Ini adalah definisi rasa dari kopi tersebut. Ketika kita meminum kopi, kita seperti merasakan sedang memakan buah tertentu atau jenis herbal tertentu.

Untuk menguasai 4 tahapan dalam cupping test kopi ini bukanlah  hal mudah. Kita harus memulai dengan dengan mencoba minum kopi tanpa gula, dan kita harus mulai mencoba meminum kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan itu kita akan terbiasa mendefinisikan karakter dari citarasa kopi tersebut.