kopi luwak liar

Kopi Luwak Liar Palsu

Hati-hati terhadap Kopi Luwak Liar Palsu

Semakin banyaknya peminat kopi luwak di seluruh dunia, maka semakin banyak pula para penjual luwak yang berusaha meningkatkan hasil produksi nya. Salah satu nya adalah dengan menangkap binatang luwak dari hutan, dan kemudian di tangkarkan untuk menghasilkan kopi luwak yang banyak dengan cara diberi makan kopi setiap hari.

kopi luwak liarSaat ini para pembeli kopi luwak sudah mulai cerdas, mereka biasanya tidak mau membeli kopi luwak tangkar. Mereka tau bahwa luwak tangkar melalui proses yang tidak alami dimana luwak dipaksa makan buah kopi setiap hari, baik buah yang matang maupun mentah dijadikan satu, sehingga pada saat siang hari mereka makan yang matang nya saja, namun ketika malam hari mereka kelaparan dan tidak ada makanan lain, buah kopi yang mentah ikut dimakan. Oleh karena itu umumnya kopi luwak tangkar memiliki rasa yang sedikit lebih sepat atau kasar dibandingkan kopi luwak liar.

Setiap penangkaran rata-rata memelihara luwak sekitar 30-50 ekor. Setiap hari mereka butuh makan. Bukan hanya kopi yang mereka makan, tapi juga buah-buahan dan daging. Para penangkar luwak pun harus siap mengeluarkan kocek yang besar untuk memelihara luwak ini. Jika mereka tidak bagus di dalam penjualan kopi luwak nya, maka lama kelamaan mereka akan bangkrut. Kondisi seperti ini kemudian membuat para penjual luwak tangkar melabeli produk mereka dengan nama KOPI LUWAK LIAR, supaya produk mereka lebih laku di pasaran.

Para pembeli dari USA dan Eropa hampir seluruhnya hanya mau membeli kopi luwak liar saja. Jika mereka tau ini dari luwak tangkar, mereka tidak akan membeli. Banyak para pebisnis kopi besar dari luar negeri yang datang langsung ke Indonesia untuk mencari produk kopi luwak dengan harga lebih murah, dibandingkan mereka beli di negara mereka melalui perantara.

Pada saat mereka berkunjung, mereka diberikan benar-benar kopi luwak liar, namun setelah order berikutnya, karena permintaan tinggi sedangkan kopi luwak liar jumlah produksi sedikit, mereka kemudian memproduksi kopi luwak tangkar dan diberi label kopi luwak liar, bahkan ada juga penjual luwak yang mencampur dengan kopi biasa. Misalnya permintaan kopi luwak 200kg, mereka hanya ada stok 150kg, karena tidak mau kelihangan pembeli, mereka mencampur dengan kopi biasa.

Tindakan-tindakan seperti ini tentunya akan membuat citra kopi luwak semakin menurun. Oleh karena itu anda sebagai pembeli kopi luwak harus lebih berhati-hati. Carilah penjual kopi luwak yang benar-benar bisa dipercaya.

Terimakasih